|
Menu Close Menu

Perkuat Profesionalisme, PERSAGI Luncurkan Atribut Profesi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17.00 WIB

 


 Kota Gorontalo – Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) secara resmi memperkenalkan jas seragam resmi, sebagai simbol penguatan identitas dan profesionalisme anggota di tengah transformasi sistem kesehatan yang kian terintegrasi dengan teknologi digital.


Peluncuran awal atau soft launching tersebut berlangsung di Aula Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Kamis (26/3/2026), di sela-sela Seminar Nasional bertajuk “Transformasi Layanan Gizi dalam Sinergi Profesi Kesehatan di Era Artificial Intelligence”.


Peluncuran jas resmi itu dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PERSAGI, Doddy Izwardy, didampingi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo selaku Ketua Panitia, Syafiin S. Napu.


Ketua Umum DPP PERSAGI, Doddy Izwardy, menegaskan  jas resmi tersebut bukan sekadar atribut organisasi, melainkan representasi dari nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh profesi ahli gizi.


Menurutnya, seragam itu diharapkan menjadi identitas kebanggaan sekaligus fondasi untuk meningkatkan kepercayaan publik.


“Jas ini diharapkan menjadi identitas yang membanggakan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap profesi ahli gizi. Hal ini yang kami sampaikan pada kegiatan hari Senin lalu,” ujar Doddy Izwardy di sela-sela acara.


Lebih lanjut, Doddy menyatakan kehadiran jas resmi ini merupakan representasi dari empat pilar utama yang menjadi fondasi profesi, yaitu profesionalisme, integritas, kolaborasi, serta inovasi dalam pelayanan kesehatan.


Melalui standardisasi atribut ini, PERSAGI berupaya memperkuat posisi strategis tenaga gizi dalam sistem kesehatan Indonesia.


Acara soft launching yang dirangkai dengan seminar nasional tersebut menandai langkah awal organisasi profesi dalam beradaptasi dengan dinamika transformasi layanan kesehatan digital.

Bagikan:

Komentar