|
Menu Close Menu

Kemenpora Buka Pendaftaran Pelatihan Penggerak Olahraga Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 10.00 WIB

 


 Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI resmi membuka pendaftaran pelatihan Tenaga Penggerak Olahraga Nasional (TPON) sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik dan olahraga.


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mengajak masyarakat luas untuk mengambil peran aktif dalam membangun budaya hidup sehat melalui program tersebut.


“Saatnya mengambil peran dan berkontribusi untuk Indonesia dengan menjadi Tenaga Penggerak Olahraga Nasional. Jadi bagian dari gerakan yang mendorong masyarakat hidup lebih sehat,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya yang diterima InfoPublik, Selasa (28/4/2026). 


Program TPON dirancang untuk mencetak individu yang memiliki kompetensi dalam menggerakkan masyarakat agar aktif berolahraga. Peserta akan dibekali kemampuan mengedukasi masyarakat, mendampingi kegiatan fisik, hingga mendorong penerapan gaya hidup sehat di lingkungan masing-masing.


Pelatihan ini terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi syarat, mulai dari pencinta olahraga, tenaga pendidik, pelatih, hingga penggerak komunitas. Adapun persyaratan utama yang ditetapkan cukup sederhana, yakni berusia minimal 17 tahun dan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara daring.


Kemenpora menyediakan metode pembelajaran melalui Learning Management System (LMS) dan platform virtual seperti Zoom guna memastikan akses pelatihan yang inklusif dan menjangkau peserta di berbagai daerah.


Pendaftaran pelatihan TPON dibuka mulai 27 April hingga 2 Mei 2026. Masyarakat yang berminat dapat melakukan registrasi melalui tautan resmi yang telah disediakan oleh Kemenpora.


Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam aspek kesehatan dan kebugaran masyarakat, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem olahraga yang berkelanjutan di tingkat nasional.


Dengan keterlibatan masyarakat sebagai penggerak olahraga, diharapkan tingkat partisipasi olahraga nasional terus meningkat serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat Indonesia.

Bagikan:

Komentar