MAKASSAR — Laju Haji Badris Salam (HBS) menuju kursi nomor satu DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan tampaknya makin sulit dikejar kompetitor. Setelah mengantongi restu dari barisan para mantan ketua, kini gerbong dukungan Badris kembali mendapat suntikan tenaga raksasa.
Konglomerasi bisnis terbesar di Indonesia Timur, Kalla Group, melalui lini bisnis propertinya—Kalla Land (PT Baruga Asrinusa Development)—secara resmi menyatakan dukungan penuh untuk memuluskan langkah Badris Salam di Musda REI Sulsel mendatang.
Sekretaris Tim Pemenangan HBS, Saharuddin Ridwan, mengonfirmasi kabar tersebut pada Senin (14/9/2026). Ia membeberkan bahwa surat dukungan resmi dari elite Kalla Land telah mendarat di meja tim pemenangan sejak pekan lalu.
"Alhamdulillah, pasca-deklarasi kemarin, arus dukungan kepada Bapak HBS terus mengalir deras. Minggu lalu kami sudah menerima surat dukungan tertulis yang luar biasa dari salah satu perusahaan pilar di bawah bendera Kalla Group, yakni PT Baruga Asrinusa Development," ungkap Saharuddin Ridwan di Makassar.
Bukan Sekadar Kertas, Langsung Bertemu Solihin Kalla
Di dunia bisnis properti Sulawesi Selatan, restu dari Kalla Group ibarat 'tiket emas'. Namun bagi Badris Salam, dukungan ini ternyata jauh lebih mendalam daripada sekadar selembar surat dukungan di atas meja panitia Musda.
Badris mengungkapkan bahwa lobi-lobi tingkat tinggi ini bermuara pada pertemuan tatap muka secara langsung dengan Solihin Kalla, Chief Executive Officer (CEO) Kalla Group. Pertemuan tersebut mengonfirmasi bahwa elite konglomerasi Kalla memberikan lampu hijau dan menaruh kepercayaan penuh pada rekam jejak Badris.
"Alhamdulillah, dukungan ini bukan sekadar formalitas. Pak Solihin Kalla memberikan support moral secara langsung kepada kami untuk memajukan dan membesarkan nama REI Sulsel ke depan," beber pria yang akrab disapa HBS ini dengan nada optimis.
Merawat Memori Lama di Proyek Bumi Karsa
Dukungan Kalla Group kepada Badris Salam sejatinya bukanlah hal yang tiba-tiba jatuh dari langit. Ada rekam jejak sejarah profesional yang panjang dan ikatan emosional masa lalu yang merajut hubungan kedua belah pihak.
Jauh sebelum Badris duduk sejajar dengan para bos properti, ia adalah seorang kontraktor lapangan yang tumbuh besar dari kawah candradimuka proyek-proyek milik Kalla Group. Badris pernah menjadi mitra strategis dan tangan kanan operasional untuk PT Bumi Karsa, anak perusahaan Kalla Group yang bergerak di sektor konstruksi infrastruktur.
Keringat Badris pernah menetes di sejumlah mega-proyek ikonik Kalla Group pada masanya. Mulai dari pengerjaan konstruksi area parkir Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar, pembangunan Rumah Sakit di Kabupaten Bulukumba, hingga berbagai proyek infrastruktur strategis Bumi Karsa lainnya.
Ikatan sejarah inilah yang menjadi bukti sahih bahwa Badris Salam bukan "orang baru" di mata ekosistem Kalla Group. Loyalitas, etos kerja keras dari bawah, dan komitmen profesional yang telah ia buktikan bertahun-tahun silam, kini terbayar lunas. Kalla Group tahu betul; mereka tidak sedang mendukung kandidat instan, melainkan seorang petarung properti sejati yang kualitasnya telah teruji oleh waktu.








Komentar