MAKASSAR — Gerbong dukungan untuk Haji Badris Salam menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan makin panjang dan berbobot. Kali ini, restu datang dari salah satu tokoh properti senior yang paling disegani di Makassar, H. Muhammad Aras.
Pemilik PT Megatama Buana Perdana tersebut secara terang-terangan menjatuhkan pilihan politik organisasinya kepada Badris. Di mata pria yang akrab disapa 'Opa' ini, Badris bukan sekadar kandidat biasa, melainkan figur yang telah teruji oleh kerasnya dinamika industri perumahan di Sulawesi Selatan.
"REI Sulsel butuh pemimpin yang tak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga sensitif secara sosial dan punya visi merangkul seluruh anggota. Haji Badris memiliki kualifikasi itu," tegas Aras saat ditemui di Makassar, Selasa (15/9/2026).
Syarat Mutlak: Wajib Pasang Badan Urusan Bank
Aras tidak memberikan dukungan dengan cek kosong. Sebagai tokoh yang telah lama makan asam garam di dunia properti, ia menyoroti satu pain point (titik masalah) utama yang kerap mencekik napas para pengembang daerah: urusan likuiditas dan birokrasi perbankan.
Di tengah kondisi ekonomi makro yang kian kompetitif dan suku bunga yang dinamis, Aras memberikan syarat tak tertulis bagi Badris jika kelak menakhodai REI Sulsel. Sang ketua tidak boleh hanya duduk manis di balik meja saat anggotanya berdarah-darah mengurus pembiayaan.
"Jika ada anggota REI yang punya kendala berurusan dengan bank, Ketua REI harus hadir dan turun tangan membantu secara langsung," tekan Aras mengingatkan.
Jembatan Strategis Pemersatu Anggota
Kehadiran sosok pengayom yang mampu menjadi problem solver, menurut Aras, adalah urgensi mendesak. Badris dinilai memiliki kapasitas keluwesan diplomasi untuk menjadi jembatan strategis antara pengembang ( developer), pihak perbankan, dan regulator pemerintah daerah.
Masuknya nama Muhammad Aras ke dalam barisan pendukung Haji Badris Salam jelas mengubah peta kekuatan menjelang Musda REI Sulsel. Dukungan ini semakin memperkukuh posisi Badris sebagai kandidat terkuat, menyusul rentetan restu dari tokoh-tokoh senior properti lainnya yang sepakat melihat sosok Badris sebagai figur pemersatu asosiasi.
Patut dinanti bagaimana Badris Salam akan mengeksekusi harapan para senior ini menjadi program kerja konkret saat tampuk kepemimpinan DPD REI Sulsel resmi berganti.








Komentar